10th Agrinex Expo 2016; Wajah Modern Agribisnis Indonesia

Mediatani.com, Jakarta – Dunia agribisnis belum mendapat tempat yang utama dalam pembangunan perekonomian. Di sisi lain, usaha sektor rill ini belum dianggap sebagai sektor yang membanggakan di masyarakat luas. Namun hal tersebut seolah terbantahkan dalam ajang Agrinex Expo 2016, yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) mulai dari tanggal 1 hingga 3 April.

Festival dan pameran Agrinex Expo kali ini merupakan yang ke sepuluh dan rutin diadakan setiap tahunnya. Pada tahun ini, pameran agribisnis terbesar ini turut dihadiri beberapa peserta yang datang dari pihak Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, Kementerian Agraria, dan beberapa perusahaan BUMN lainnya.

Selain itu, acara ini juga menarik perhatian minat dari dinas-dinas provinsi di Indonesia seperti dinas pertanian tanaman pangan, peternakan, pariwisata yang berasal dari Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, hingga Bali.

“Tujuan dari Agrinex adalah untuk meningkatkan citra Agribisnis, sehingga menarik lulusan SMU untuk masuk ke Fakultas terkait Agribisnis,” kata Ketua Panitia Penyelenggra Agrinex Expo 2016, Ir. Rifda Ammarina, Jumat (1/4), di JCC.

Rifda mengungkapkan, banyak fakultas perguruan tinggi di Indonesia yang menutup fakultas agribisnis pada tahun 2007. Oleh karena itu, lewat ajang ini Rifda berharap, minat masyarakat terutama lulusan SMU terhadap sektor agribisnis kembali meningkat.

“Di tahun 2007 sudah sangat memprihatinkan dengan ditutupnya banyak jurusan dan fakultas terkait agribisnis di beberapa perguruan tinggi. Dan Alhamdulillah sekarang hampir semua perguruan tinggi dan swasta memiliki jurusan terkait agribisnis,” sesal Rifda. (TAM)