Ahok: Stok Beras DKI Jakarta Masih Aman

Mediatani.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah menegaskan jika stok beras untuk Ibu Kota masih aman, sehingga masyarakat tak perlu khawatir. Hal tersebut lantaran Ahok sendiri telah bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mengantisipasi kekurangan stok beras.

“Kami sudah kerja sama dengan Bulog. Saya sudah dapat laporan dari Food Station Jakarta, stok beras Jakarta aman,” kata Ahok di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu (28/10) lalu.

Pada saat stok beras untuk Jakarta menurun hingga ke suatu titik tertentu, Bulog akan secara otomatis mengirimkan suplai hingga sebanyak 75.000 ton beras ke gudang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yang bergerak di bidang distribusi beras di DKI, PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Seingat saya, kalau sudah sampai 25.000 ton atau berapa gitu, Bulog akan otomatis kirim ke kita,” ujar Ahok.

Ahok mengatakan, pasokan beras Bulog tersebut merupakan hasil impor. Diketahui, pemerintah telah memutuskan untuk mengimpor beras karena panen beras nasional sedang lesu.

“Kan impor. Makannya panen turun, jadi pasti nggak cukup. Makanya impor, nih mulai masuk. Bulog yang impor,” imbuhnya.

Fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan telah menyebabkan panen beras memang tidak bisa semaksimal tahun-tahun sebelumnya, sehingga pemerintah terpaksa impor.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi juga menjalaskan, permintaan tersebut sudah diajukan kepada Ahok. Langkah penambahan stok beras tersebut merupakan langkah untuk mengantisipasi.

“Ini adalah langkah antispasi. Kami ajukan permintaan stok beras sebanyak 75 ribu ton untuk periode November-Maret,” ujar Arief, Selasa (27/10).

Dengan adanya stok tersebut, maka pemprov DKI Jakarta sudah memiliki persiapan stok beras yang cukup untuk persediaan beberapa bulan kedepan.

“Di Bulog stoknya ada sekitar 1,5 juta sampai 1,7 juta ton beras. Dan Bulog juga sudah memiliki pembagian untuk daerah-daerah. Ini langkah awal kita kalau terjadi paceklik,” katanya.

Di Pasar Induk Cipinang, stok beras yang tersedia mencapai 33 ribu ton. Sedangkan setiap harinya, pasokan beras juga masih terus mengalir rata-rata sebanyak 3.000 – 4.000 ton.

“Saat ini stok kita aman. Karena di kami sendiri sebagai indikator utamanya masih punya stok 33 ribu ton beras. Perharinya in-out 2.500-3.000 ton,” pungkasnya.