Beasiswa untuk anak-anak Yapen diserahkan

Mediatani.com – Kepulauan Yapen, Papua. Sepuluh anak-anak asal desa Sawendui, Distrik Raimbawi Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua secara seremonial telah menerima beasiswa dari Yayasan Surga Saireri (YSS) pada 31 Januari 2016 kemarin. Sepuluh anak tersebut terdiri dari satu orang siswa Sekolah Dasar (SD), delapan orang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu orang Mahasiswa Universitas Cendrawasih.

“Anak-anak ini merupakan anak-anak asal Sawendui, Yapen, Papaua. Sepuluh anak ini merupakan putra-putri Sawendui yang lolos seleksi beasiswa yang diberikan oleh kami (YSS-red) dalam program Edukasi Pelestarian Spesies Khas Papua di Sawendui” ungkap Suratman Baharudin selaku Koordinator Lapangan YSS.

Program yang dilaksanakan oleh YSS ini difokuskan kepada pelestarian spesies khas papua dan sekaligus pembinaan masyarakat di sekitar wilayah kerjanya.

“Berkat bantuan PT Freeport Indonesia kami bisa menlaksanakan dan menggalakkan program ini dengan baik, beasiswa ini diberikan dengan maksud supaya anak-anak sini (Sawendui-red) lebih giat belajar dan bersekolah supaya lebih berprestasi” lanjut Suratman kepada mediatani sore tadi.

YSS sebagai organisasi sosial dan lingkungan hidup yang fokus pada kegiatan konservasi burung Cendrawasih dan Penyu di Sawendui ini secara konsisten mengajak masyarakat sawendui dan semua pihak untuk dapat bersama-sama melestarikan spesies khas papua.

Desa Sawendui yang termasuk dalam desa terisolir dan jauh dari fasilitas pembangunan ini memang perlu adanya perhatian yang lebih. Desa ini tidak ada akses perhubungan darat, selain itu desa ini juga tidak memiliki fasilitas kesehatan, dan tidak adanya fasilitas pendidikan di desa tersebut.

Pada kegiatan penyerahan beasiswa ini, acara dimulai dengan Doa sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta yang terus memberikan keberkatannya kepada masyaakat Sawendui.

Dalam sambutannya Akmal F. Patopang selaku Kordinator Program Edukasi YSS menyampaikan bahwasanya YSS memiliki komitmen yang tinggi untuk mengajak semua pihak agar memberikan pelayanan pendidikan yang layak kepada masyarakat Sawendui.

“YSS berharap nantinya generasi muda Sawendui memiliki kemampuan untuk mengelola potensi keanekaragaman hayati Sawendui secara arif dan bijaksana” ungkapnya pada sambutan kali itu.

Sambutan tersebut diakhirinya dengan menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu YSS dan masyarakat Sawendui, khususnya kepada PT Freeport Indonesia.

Kegiatan simbolis penyerahan beasiwa dilakukan oleh Nancy Natalia selaku penasihat program edukasi YSS kepada perwakilan siswa yang mendapatkan beasiswa tersebut. Sebelum menyerahkan secara simbolis ini, Nancy menyampaikan kepada hadirin bahwa generasi muda Sawendui tidak boleh menyerah dengan keadaan kampung Sawendui yang terisolir dan minim fasilitas.

“Bagaimana pun keadaannya pendidikan tetaplah harus dijalani, supaya tercipta generasi muda Sawendui yang mandiri dan mengelola potensi yang ada dengan memperhatikan aspek sosial, budaya, dan lingkungan hidup” sambungnya.

Nancy juga menyampaikan bahwa pengelolaan potensi sumberdaya alam seharusnya tidak hanya mementingkan aspek ekonominya saja.

“Seperti yang saat ini marak terjadi di Papua, dimana pengeloaan potensi tersebut tidak mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan disaat yang sama masyarakat mendapatkan dampak kerusakan lingkungan, perubahan struktur sosial budaya dan lain-lain” tutup Nancy dalam penyerahan beasiswa tersebut.

Pada akhir acara, Erwin Masuri selaku pembawa acara juga memberikan kesempatan kepada Demianus Koranu selaku perwakilan orang tua penerima beasiswa untuk menyampaikan beberapa patah kata darinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada kepada YSS dan PT Freeport Indonesia yang telah bersedia memberikan beasiswa kepada putra-putri kami di Sawendui ini” tutup Demianus dalam acara tersebut.

/MAK