Beginilah Cara Agar Umbi Singkong Jadi Lebat Dan Besar

Mediatani.com – Tanaman Singkong merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang kerap kita jumpai di berbagai daerah di penjuru Indonesia. Tanaman singkong dianggap sebagai tanaman yang dimaksud Koes plus dalam lagunya, kolam susu.

Tanaman singkong dengan nama latinnya Manihot utilissima termasuk dalam suku Euphorbiacieae cukup populer. Tanaman ini pun mudah tumbuh pada berbagai kondisi lingkungan. Tanaman singkong dapat tumbuh pada tanah jenis apapun. Bahkan ketika batangnya didiamkan di atas lahanpun tetap dapat tumbuh.

Berbagai jenis pangan berbahan dasar umbi dari tanaman singkong. Kandungan karbohidrat yang besar pada umbi singkong juga membuat kita kenyang jika mengonsumsinya. Oleh karena itu, mengembangkan tanaman ini dapat mendukung program diservikasi pangan.

Penggiat agribisnis budidaya tanaman singkong atau ketela pohon sangat banyak di Negeri ini. Namun tantangan besar yang dihadapi oleh pelaku budidaya singkong adalah cara agar umbi singkong yang dihasilkannya banyak dan besar.

Sebenarnya Budidaya tanaman singkong tidak terlalu rumit. Namun membuatnya tumbuh dengan baik menghasilkan umbi yang besar dan banyak hanya sedikit orang yang mengetahuinya. Tentunya membutuhkan keterampilan yang mumpuni agar anda bisa panen dengan hasil melimpah.

Bagaimana cara membuat tanaman singkong tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang banyak, kita akan coba bahas berikut ini.

Agar tanaman singkong dapat memberi hasil umbi yang banyak, kita membutuhkan beberapa teknik pemupukan. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan pupuk alami. Pastinya dengan memanfaatkan potensi lingkungan disekitar rumah tangga.

Kini anda bisa membuat tanaman singkong menghasilkan umbi yang banyak. Caranya adalah dengan menggunakan limbah rumah tangga berupa sisa-sisa masakan yang bisa diurai. Seperti potongan sayur, kulit bawang dan aneka sisa produk rumah tangga lainnya, yang intinya semua itu bisa diurai oleh alam.

Membuat pupuk untuk singkong dari limbah rumah tangga tersebut cukup mudah. Anda tinggal membuat sebuah lubang kemudian masukkan semua limbah rumah tangga tersebut, setelah terkumpul cukup banyak, kemudian tutup dengan plastik dan biarkan selama lebih kurang lima belas hari.

Setelah pengomposan selesai pada hari ke lima belas, buka kembali kompos dari olahan limbah rumah tangga tersebut, kemudian campurkan dengan tanah bekas unggunan sampah, sambil diaduk jika perlu tambahkan dengan air garam, atau cairan Em4, atau anda bisa juga memanfaatkan pupuk cair Bio Organik yang dijual di took pertanian.

Setelah pengadukan selesai, tutup rapat kembali kompos limbah rumah tangga anda, kemudian diamkan selama lima hari, setelah itu kompos siap digunakan, cara perlakuannya adalah dengan menaburkan kompos disekeliling tanaman singkong.

Waktu terbaik pemupukan menggunakan kompos ini adalah ketika umur tanaman singkong sekitar satu bulan. Kompos yang anda berikan tadi mengandung banyak mikroorganisme yang mampu mengurai unsur hara tanah. Dengan demikian, tanaman singkong anda mampu menyerap lebih banyak hara, dan pertumbuhannya akan baik, karena dengan suburnya tanaman singkong tidak terlepas dari peran umbinya yang tumbuh lebat dan banyak.

Dengan pemanfaatan limbah lingkungan rumah tangga ternyata sangat membantu kita dalam menyuburkan tanah. Modal bertani pun menjadi ringan karena tidak menggunakan pupuk kimia lagi. Harganya mahal bukan?

Baca Juga : Menyuburkan Tanah Dengan Cara Unik ]

Manfaat lainnya juga sangat banyak terutama bagi usaha pertanaman di lingkungan pekarangan anda, termasuk tanaman singkong ini, demikian tips ringan dari kami untuk membantu tanaman singkong anda menghasilkan umbi yang banyak, selamat mencoba.

(IA/NI)