Cara Sukses Agribisnis Jeruk Nipis

MediaTani – Cara Sukses Agribisnis Jeruk Nipis. Memulai Bisnis Jeruk Nipis adalah langkah yang tidak tepat jika anda belum memahami betul bagaimana budidaya tanaman jeruk nipis. Jeruk nipis adalah salah satu buah dengan pasar yang sangat luas. Hampir seluruh makanan berkuah agak kurang lengkap rasanya tanpa air perasan jeruk nipis.

Tanaman Jeruk Nipis

Bisa terbayangkan betapa menguntungkannya jika semua warung makan yang sobat lalui tadi membeli jeruk nipis di tempat usaha anda. Apalagi jika anda adalah pemilik kebun jeruk nipis sekaligus penyalur pemasaran jeruk nipis. Keuntungan anda akan berlipat ganda, yah istilah kerennya adalah monopoli rantai pasar.

Selain rumah makan, jeruk nipis juga banyak diminati oleh remaja dan ibu rumah tangga. Ada banyak khasiat dan manfaat jeruk nipis. Nah, Untuk sukses agribisnis jeruk nipis, anda harus tahu cara sukses agribisnis jeruk nipis. Pertama ketahui dulu karakter dari tanaman jeruk nipis, lalu budidaya jeruk nipis, dan terakhir susun desain pasca panen dan pemasarannya.

Mengenali Karakter Tanaman Jeruk Nipis

Nama Lokal :
Lime (Inggris), Lima (Spanyol), Limah (Arab); Jeruk Nipis (Indonesia), Jeruk pecel (Jawa); Limau asam (Sunda);
Syarat Tumbuh
  • Ketinggian tempat : 200 m – 1.300 m di atas permukaan laut ·
  • Curah hujan tahunan : 1.000 mm – 1.500 mm/tahun ·
  • Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 5 bulan – 12 bulan ·
  • Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan): 0 bulan – 6 bulan ·
  • Suhu udara : 200 C – 300 C ·
  • Kelembapan : sedang – tinggi ·
  • Penyinaran : sedang

Budidaya Tanaman Jeruk Nipis

Media Tanam
  • Jenis Tanah : latosol, aluvial, andosol. ·
  • Tekstur : lempung berpasir lempung dan lempung liat. Tanah yang baik adalah lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 727%, debu 25-50% dan pasir < 50%, cukup humus, tata air dan udara baik.
  • Drainase : baik ·
  • Kedalaman air tanah : 40 cm – 170 cm dari permukaan tanah ·
  • Kedalaman perakaran : di bawah 40 cm dari permukaan tanah ·
  • Kemasaman (pH) : 4 – 9 dengan pH optimum 6
  • Kesuburan : sedang – tinggi
  • Air tanah yang optimal berada pada kedalaman 150–200 cm di bawah permukaan tanah. Pada musim kemarau 150 cm dan pada musim hujan 50 cm. Tanaman jeruk menyukai air yang mengandung garam sekitar 10%.
  • Tanaman jeruk dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki kemiringan sekitar 300.

 

Iklim

  • Kecepatan angin yang lebih dari 40-48% akan merontokkan bunga dan buah.  Untuk daerah yang intensitas dan kecepatan anginnya tinggi tanaman penahan  angin lebih baik ditanam berderet tegak lurus dengan arah angin.
  • Tergantung pada spesiesnya, jeruk memerlukan 5-6, 6-7 atau 9 bulan basah (musim hujan). Bulan basah ini diperlukan untuk perkembangan bunga dan buah agar tanahnya tetap lembab. Di Indonesia tanaman ini sangat memerlukan air yang cukup terutama di bulan Juli-Agustus.
  • Temperatur optimal antara 25-30 derajat C namun ada yang masih dapat tumbuh normal pada 38 derajat C. Jeruk Keprok memerlukan temperatur 20 derajat C.
  • Semua jenis jeruk tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari.
  • Kelembaban optimum untuk pertumbuhan tanaman ini sekitar 70-80%.

 

HALAMAN SELANJUTNYA —>

| 1 | 2 | 3 | 4 |