Festival Tahu Kalisari Banyumas 2016, Momentum Sumpah Tahu

Mediatani.com – Jumat, 28 Oktober 2016 – Setelah sukses tahun lalu mengadakan festival Tahu, Pemerintah Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas bersama masyarakatnya kembali mengadakan acara serupa di tahun ini. Perbedaannya dari tahun lalu yaitu tema yang diangkat dalam kegiatan tahun ini bertajuk SUMPAH TAHU karena bertepatan dengan hari sumpah pemuda.

Joni Antoko selaku ketua panitia menegaskan bahwasanya pada tahun ini festival tahu diadakan di pusat kota purwokerto, tepatnya di area parkir hotel Java heritage.

“Festival kali ini diadakan dipusat kota agar produk dari kalisari bisa terkenal lebih luas dan berharap  bisa mendunia” Ungkap Joni.

Acara ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 28 hingga 30 Oktober 2016. Acara ini pun secara resmi dibuka pada hari jum’at  28 Oktober 2016 siang, tepatnya pukul 14.00 WIB. Festival tahu kalisari pun tadinya akan dibuka secara langsung oleh Bupati Banymas Ir. Akhmad Husein. Namun karena berhalangan hadir maka acara tersebut dibuka oleh perwakilannya dari pihak Pemerintah Kabupaten Banyumas.

“Acara festival tahu kalisari sangat menarik dan sangat bagus dilaksanakan, karena acara tersebut selain mengangkat produk desa kalisari, acara tersebut juga mengenalkan lebih luas tentang produk unggulan yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas” Ungkap pihak Pemkab saat memberikan sambutannya.

Pada hari pertama ini, pengunjung festival pun disuguhi dengan tahu spesial buatan pengrajin tahu asal Kalisari dan juga berbagai macam hiburan seperti kesenian tradisional Kentongan Banyumas yang digawangi oleh siswa-siswa Madrasah Ibtidaiyah Desa Kalisari, stand up comedy dari komika asal Purwokerto, dan juga beberapa Band lokal.

Salah satu pengunjung Festival Tahu tahun ini, Isna mengatakan bahwa adanya festival tahu ini membuat banyak orang bertambah wawasan mengenai produk unggulan banyumas dan pengalaman baru hiburan keren dan tidak mainstream tuturnya

“Adanya Festival ini membawa banyak manfaat, diantaranya banyak orang yang bertambah wawasannya dan juga pengalaman baru, selain itu hiburan juga keren dan tidak mainstream.” Tuturnya.

Sementara penjaga stand yang ada dalam Festival ini, Vani mengatakan bahwa acara ini sangat menarik dan jarang jarang ada di jawa tengah, serta jadi mengerti apa itu tahu kalisari.

Tahu yang kaya akan protein nabati ini merupakan hasil olahan yang berasal dari kedelai. Desa Kalisari memang sudah terkenal sebagai sentra produksi tahu di Jawa Tengah bagian barat. Dalam satu desa sekitar 300 keluarga di desa Kalisari ini menghidupi keluarganya dengan jalan menjadi perajin tahu.

Dalam sehari sedikitnya 8 ton kedelai diolah oleh para perajin tahu desa tersebut. Pemasaran tahu Kalisari selain di Banyumas, juga mencapai luar Banyumas, seperti Bumiayu, Brebes, dan Margasari, Tegal. Selain tahu, juga ada variasi produk lain seperti keripik tahu, kerupuk ampas tahu, baso tahu dan sebagainya.

Ada yang menarik dalam Festival Tahu tahun ini yaitu panitia memberikan sedikit bocoran pada mediatani.com, yakni akan adanya PERANG TAHU, bagaimanakah perang tahu tersebut? Apakah para perajin Tahu ini akan saling melempar tahu atau justru merupakan hal lain yang sebelumnya pernah terpikir oleh kita?

Sayangnya panitia masih merahasiakan konsep dan teknisnya. Sedikit melirik setahun kebelakang, perang tahu ini merupakan bentuk kompetisi untuk kreativitas para peserta dalam menyajikan tahu dalam berbagai variasi. Pada Festival kali ini juga terlihat miniatur Monumen Tahu Kalisari yang menjadi simbol kebanggaan Desa ini dibuat dari Tahu yang disusun sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk aslinya.

Selain perang tahu hal menarik lainnya ialah adanya SUMPAH TAHU. Karena tanggalnya yang bertepatan dengan sumpah pemuda, maka para pejuang tahu (Panitia yang juga merupakan perajin tahu ini lebih senang bila disebut Pejuang Tahu, karena jiwa muda dan semangat dalam memperjuangkan produk unggulan didesanya itu) juga bersumpah untuk konsisten meningkatkan produk dan mengenalkanya lebih luas lagi. Hal ini dikarenakan mereka bangga menjadi  warga kalisari dengan slogan yang diangkat “AKU BANGGA DADI ANAKE BAKUL TAHU (Saya bangga menjadi anak penjual tahu)”.

Nah bagi anda yang penasaran dengan festival tahu, masih ada 2 hari lagi untuk bisa mengunjunginya, pasti akan banyak keseruan diacara tersebut dan kejutan kejutan menarik lainya.