Flu Burung Mengancam, 12.000 Ekor Itik Mati Di Sidrap

Mediatani.com – SIDRAP – Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Sidrap mengadakan pertemuan dengan peternak itik untuk membahas kasus flu burung (avian influenza) yang menyebabkan sekitar 12.000 itik mati di Kelurahan Kanyuara Kecamatan Watang Sidenreng, Kamis (31/03) kemarin.

Dalam kegiatan ini hadir pula dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Tim Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Veteriner Maros dan Badan Karantina Pertanian Parepare serta anggota DPRD Kab. Sidrap.

Menurut Zainal Abidin, ini merupakan pembelajaran kepada masyarakat bagaimana mereka menghadapi situasi seperti ini, kemudian mereka harus menangani sesuai dengan aturan, kata dokter hewan ini.

“Ketika terjadi kasus seperti ini kami harapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang bangkai sembarang tempat, entah itu di selokan, di sungai ataupun di jalan, karena virus yang masih ada di bangkai dapat menyebar secara luas tetapi dimusnahkan dengan cara dibakar dan dikubur,” harapnya.

Ia menambahkan, kemudian dilakukan disenfeksi dengan disenfektan dan seharusnya dilanjutkan dengan tindakan di depopulasi artinya sisanya mesti dibunuh atau dimatikan, agar terbebas dari virus tersebut”, ungkapnya. (syam)