Ini Perusahaan Importir Ilegal Yang Digrebeg di PIK

Mediatani.com – Aparat gabungan menggerebek gudang beras asal Vietnam di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Selasa (8/3/2016) Siang. Petugas gabungan ini terdiri dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Kementerian Pertanian.

Berdasarkan penelusuran tim mediatani.com di gudang tersebut ditemukan ada sebanyak 830 karung beras ketan, 1.000 karung beras melati, dan 1.480 beras dengan kemasan karung polos yang masing-masing memiliki ukuran bervariasi dari 50 Kilogram (kg), 25 kg, dan 10 kg.

Diketahui pelaku importir nakal tersebut sudah cukup lama menjadikan lokasi gudang penyimpanan itu untuk melakukan pengoplosan beras asal Vietnam itu yang datang melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara

Pada karung beras-beras tersebut telah dilabeli merek dan nama perusahaan yang mengedarkan. Berikut merek dan Nama perusahaan beras impor yang ditemukan.

  1. Beras Pandan Wangi‎ Value Plus (Putih, Bersih, Nikmat, Kualitas Terjamin) Netto 10 kg yang diproduksi PT Lautan Mas dan di distribusikan untuk PT Matahari Putra Prima Tbk
  2. Beras Rojo Lele Delanggu Produksi PT Lautan Mas‎ (Best Quality Rice)
  3. Beras Ramos Super Value Plus produksi PT Lautan Mas
  4. Beras Kepala Singa Sentra Ramos produksi PT Lautan Mas
  5. Beras Basmati Malika Gold yang di import oleh PT Lautan Mas Pertiwi yang berdomisili di Jalan Muara Karang Raya Nomor 83, Jakarta Utara dan di eksport oleh Chaman Lal Setia Exports Ltd yang berdomisili di Kaithal Road, Karnal ‎(Haryana), India
  6. Qilla Gold (Extra Long Grain), Basmati Rice,
  7. Eijou (California Calrose Rice) dengan tulisan Jepang
  8. Beras Akita‎ dengan ukuran kemasan karung 25 kg
  9. Beras Ketan Matahari ukuran kemasan karung 25 kg