Jawa Barat Potensial Kembangkan Tanaman Kemiri Sunan Sebagai Energi Alternatif

MediaTani.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta memacu tanaman kemiri sunan untuk menghasilkan energi biodisel yang saat ini semakin menyusut. Tanaman kemiri sunan dapat dikembangkan sebagai sumber energi alternatif dengan Bahan Bakar Nabati (BBN).

Pengamat perkebunan Jabar Iyus Supriyatna mengatakan selama ini tanaman kemiri sunan belum banyak dikembangkan di Jabar. Padahal, penelitian tanaman tersebut telah dilakukan sejak 2004.

“Kemiri sunan ini bisa dikembangkan di Jabar sebagai penghasil biodisel sebagai cadangan minyak baru,” tutur Iyus, Senin (21/9/2015).

Iyus menerangkan, kawasan hijauan perkebunan di Jabar yang saat ini baru mencapai 20% bisa ditanami kemiri sunan. Pasalnya, dalam aturan kawasan hijauan di Jabar minimal harus mencapai 42%.

Dia mengatakan kemiri sunan dapat ditanam dilahan kritis nonproduktif dan submarginal. Kemiri sunan juga menghasil potensi energy per hektare lebih tinggi, usia mencapai 100 tahun dan bisa menerima tanaman tumpangsari. Bahkan daun kemiri sunan bisa menyuburkan tanah dan relatif lebih banyak menyerap karbondioksida.

“Syarat tumbuh kemiri sunan di atas lahan pada dataran rendah-ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Ini sangat cocok untuk wilayah di Jabar terutama kawasan miring sebagai daerah resapan air,” ujarnya.

Kemiri sunan sudah bisa berproduksi mulai usia 4 tahun, dan akan terus berproduksi hingga usia 75 tahun.

Selain bermanfaat untuk menghasilkan biodisel, katanya, peningkatan ekonomi kerakyatan masyarakat melalui koperasi, proses, dan hasil produksi kemiri sunan langsung bisa dimanfaatkan oleh mereka.