Mahasiswa dan Tukang Ojek Unjuk Rasa di Kampus IPB

MediaTani.com – Sekelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli IPB bersama tukang ojek melakukan aksi demonstrasi di halaman rektorat dan sekitar kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga (Kamis/8/10/2015). Aksi Unjuk rasa tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap implementasi Green Campus Versi IPB.

Massa aksi menolak implementasi tersebut lantaran kebijakan yang dikeluarkan oleh rektor IPB tersebut dinilai merugikan banyak pihak. Mulai mahasiswa, staff, dosen, hingga pengemudi ojek yang notabene adalah masyarakat sekitar kampus.

“Kami menolak implementasi Green Campus Versi IPB karena ini hanya kapitalisasi asset pendidikan saja” ungkap Luhur Nugroho selaku koordinator Aksi kepada mediatani.com (8/10).

Luhur menambahkan bahwa kerugian mahasiswa ialah rektor telah melakukan tindak komersialisasi pendidikan dengan label green campus. Mahasiswa menyesalkan adanya tarif untuk green transportation serta parkir kendaraan yang berbayar.

“Green Campus belum layak untuk diimplementasikan karena master plan dan izin-izin lingkungan pun belum ada, jika rektor tetap memaksakannya maka sebaiknya mundur saja dari jabatannya” Ungkap Luhur dengan tegas.

Aksi tersebut dimulai dengan dilakukannya sweeping di dalam kampus dan dilanjutkan dengan orasi di depan pintu utama IPB. Selanjutnya massa melakukan konvoi sepeda motor mengitari kampus sebagai simbol bahwa Suara Masyarakat sebagai pengemudi ojek harus di dengar di kampus yang mempopulerkan dirinya sebagai kampus rakyat tersebut.

“Ojek ini sudah di IPB dari tahun 80-an, maka tak layak jika dihapuskan begitu saja gara-gara kebijakan yang tidak memihak masyarakat ini” Ungkap Yance salah seorang pengemudi ojek di sela-sela aksi.

Dalam menutup aksi tersebut, Luhur menegaskan bahwa aksi yang dilakukannya bukanlah yang terakhir.

“Ini masih awalan, untuk selanjutnya kami akan membawa massa yang lebih besar” tutur Luhur. (MAK)