Menanam Kangkung Dengan Cara Hidroponik

Menanam kangkung hidroponik sangat baik untuk menjadi kebiasaan atau hanya sekedar mengisi waktu senggang. Anda dapat memanfaatkan waktu senggang anda untuk merawat tanaman hidroponik di rumah anda.

Merawat tanaman hidroponik hanya membutuhkan sedikit waktu senggang anda apapun kesibukanmu. Keluarga anda juga akan sangat senang dengan Tanaman kangkung yang dipanen dari pekarangan rumah anda.

Kelebihan lainnya ialah kualitas organik yang terkontrol oleh anda. Sehingga keluarga pun dapat mengkonsumsi sayuran sehat dan itu adalah karya tangan anda.

Anda harus faham terlebih dahulu, apa itu hidroponik. Hidroponik adalah media tanam yang menggunakan media air saja tanpa menggunakan unsur hara yaitu tanah. Hidroponik sendiri diambil dari bahasa Yunani yaitu dari kata “Hydro” yang berarti air dan “Ponics” yang berarti tenaga atau daya.

Jadi intinya anda menanam tanaman tanpa menggunakan tanah. Menanam dengan metode hidroponik cenderung bersih karena tidak ada tanah sedikitpun. Anda bisa membaca artikel tentang Beberapa Sistem Hidroponik Yang Bisa Dipraktikkan Di Rumah

Selanjutnya mari kita bahas tanaman kangkung agar dapat mengerti bagaimana cara budidayanya. Kangkung (Ipomoea aquatica Forsk.) adalah tumbuhan yang termasuk jenis sayur-sayuran yang dapat dijumpai hampir di mana-mana terutama di kawasan berair.

Ada dua jenis tanaman kangkung yang biasa dibudidayakan, yakni kangkung air dan kangkung darat.

Kangkung air tumbuh di air tergenang seperti parit atau kolam. Batangnya besar dan keras berwarna hijau pekat. Daunnya lebih lebar dan bunganya berwarna putih keunguan.

Sedangkan kangkung darat ditanam dengan media tanah, batang lebih lunak dan kecil dengan warna hijau keputih-putihan. Daunnya tipis dan bunganya berwarna putih pada umumnya.

Jenis budidaya tanaman kangkung yang paling banyak digemari adalah kangkung darat. Selain banyak dikonsumsi orang cara budidayanya pun terbilang mudah.

Para pelaku usaha agribisnis budidaya kangkung hidroponik juga lebih banyak menggunakan kangkung darat. Sekalipun tidak menggunakan tanah, unik bukan? Mari kita ikuti panduannya berikut ini.

Persiapan Budidaya Kangkung Hidroponik Secara Umum

Sebelum memulai, anda harus menyiapkan bahan-bahannya berupa;

Benih kangkung darat. pilihlah benih yang nilai daya kecambahnya besar. Hal tersebut anda dapat peroleh dari kemasan benih yang tersedia di toko benih.

Wadah media tanam. Anda memerlukan wadah untuk menumbuhkan kangkung anda secara hidroponik. Wadah tersebut dapat berupa baskom, botol bekas, bambu, atau pipa pralon.

Nutrisi Hidroponik. Jika anda ingin praktis, anda dapat membeli pupuk organic cair (POC). Anda bisa membuat nutrisi hidroponik sendiri. Baca panduan mengenai Cara Gampang Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri.

Saran: Jika anda berminat mengembangkannya sebagai usaha agribisnis sebaiknya menggunakan pipa pralon yang disusun bertingkat dan menggunakan tekhnologi modern. Untuk yang lebih praktis atau pemula coba langkah berikut.

Cara Menanam Kangkung Hidroponik Dengan Baskom

Budidaya kangkung hidroponik dengan menggunakan baskom dirumah prosesnya sangat mudah. Setelah benih, baskom, penyaringan dan nutrisi siap lakukan langkah berikut:

Baskom dan keranjang tapis. sumber: sukasaya.com
Baskom dan keranjang tapis. sumber: sukasaya.com
  • Masukan air dalam baskom lalu masukan penyaringan agak sedikit terendam.
  • Masukan biji kangkung. Lalu simpan dibawah terik matahari.
  • Dalam waktu beberapa hari bibit kangkung akan mulai tumbuh. Akar perlahan menembus lubang-lubang penyaringan.
  • Anda harus memperhatikan nutrisi air yang ada di dalam baskom. Untuk dosisnya silahkan perhatikan panduan yang tertera pada kemasan. Jangan juga terlalu banyak karena justru dapat membuat tanaman stress.
    Hanya berkisar antara 20-25 hari kemudian, anda sudah dapat memanen tanaman kangkung organik yang sehat.

memasukkan benih kangkung - berkecambah - kondisi perakaran - kangkung tumbuh subur [sumber: enggalmahesa.com]
memasukkan benih kangkung – berkecambah – kondisi perakaran – kangkung tumbuh subur [sumber: enggalmahesa.com]
Saran: Jika ingin panen kangkung setiap hari, buatlah sejumlah wadah tanam yang cukup. Minimal 25 wadah. Karena panen kangkung 25 hari sekali. Jadi dibuat jarak waktu tanam yang berbeda. Sehingga kita bisa setiap hari menanam, setiap hari memanen.

Itulah panduan menanam kangkung dengan cara hidroponik. Sangat sederhana dan mudah. Semoga tanaman hidroponik kangkung anda berhasil.