Miryam S. Haryani: Petani Jangan Mau Ikut Politik Uang

Mediatani.com – Menjelang proses pilkada serentak 2015, Petani dituding seringkali menjadi sasaran utama perilaku Money Politic. Untuk itu, salah satu anggota MPR RI, Miryam S. Haryani, M.Si. memberikan arahan kepada ratusan petani di Kecamatan Terisi Indramayu Untuk tidak tergoda dengan politik uang (Jumat, 20/11/2015).

Menurut Miryam, Kebiasaan money politic yang selama ini untuk menipu rakyat dalam memilih pemimpin, harus mulai diubah, karena hal itu bukan perilaku Pancasila sebagai dasar utama negara Indonesia. Pernyataan diatas diungkapkan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika).

“Seringkali dalam memilih pemimpin, masyarakat masih terjebak oleh dua puluh ribu lima puluh ribu atau seratus ribu, akhirnya perubahan sampai kapan pun susah akan terwujud”. Ungkapnya

“Pilkada Indramayu yang sejatinya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang harus dapat menjadi titik tolak semakin baiknya pengelolaan pemerintahan di Kabupaten Indramayu. Tentu, dalam hal ini pemerintah daerah punya kewajiban untuk ikut berperan aktif dalam proses pemilihan pemimpin dengan memberikan pendidikan politik yang benar terhadap masyarakat khususnya petani”. Papar Miryam kepada ratusan peserta yang hadir

Sikap Pancasilais itu bukan hanya masyarakatnya, tapi juga pemerintahnya. Selain itu, Anggota DPR Komisi V ini juga menegaskan bahwa Indramayu kedepan harus mengalami perubahan yang lebih baik dan lebih maju khususnya di tingkat masyarakat.

Salah satu peserta yang hadir, mengatakan, ia baru mengetahui kalau perilaku semacam itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. “Itu kan padahal sudah umum lah di masyarakat, kalau setiap ada pemilihan, selalu menanyakan adanya uang pengganti coblosan ternyata itu tidak benar dan merusak Pancasila.

“Maka dari itu, dalam rangka meningkatkan pemahaman politik masyarakat Miryam S. Haryani, M.Si sengaja melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini diruang terbuka agar semakin banyak masyarakat yang dapat menyimak serta memahami esensi dari Pilkada yang sesungguhya”. Pungkasnya.