Nilai Tanaman Obat Capai 5 Triliun Dollar AS di Tahun 2050

Prof Dr Sandra Arifin [Gambar: Humas IPB]

MediaTani – Pakar pertanian, Prof Dr Sandra Arifin Aziz menyebutkan nilai tanaman obat di pasar dunia bisa mencapai triliunan dolar AS pada tahun 2050. Hal tersebut didukung oleh keberadaan hutan hujan tropis yang berisi kurang lebih 50 persen spesies tanaman obat dari seluruh tanaman yang ada di muka bumi, dan ini yang menjadi sumber tanaman dan bahan baku obat.

Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 10 persen jenis tanaman obat yang dapat tumbuh. Tepatnya dari 90 ribu jenis tanaman yang tumbuh di Indonesia, 9.600 di antaranya teridentifikasi digunakan sebagai tanaman obat. Masyarakat di Tanah Air pun sudah mengenal dan mengonsumsi tanaman obat sejak turun temurun.

Menurut Guru Besar Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (Faperta IPB) ini, kebutuhan total bahan herbal 55.780 ton hanya berasal dari 25-30 spesies saja yang memberikan sumbangan 62-65 persen dari kebutuhan dunia.

Dirinya menyebutkan Sebanyak 250 ribu spesies tanaman obat di dunia diidentifikasi mempunyai nilai pengobatan, 20 ribu spesies di antaranya sudah didokumentasikan dan hanya 5.000 spesies yang dipelajari secara fitokimia.

“Nilai pasar internasional tanaman obat per tahun lebih dari 60 miliar dolar dan diperkirakan akan mencapai 5 triliun dolar AS di tahun 2050,” papar Prof Dr Sandra Arifin Aziz dalam siaran persnya yang dilansir ROL, Jumat (24/4).(JT/ROL)