Pelajar SMK Bisnis Tanaman Hias Awet Tanpa Disiram

Gambar Terarium [source: beahiveblog.com]

MediaTani – Memulai sebuah usaha tidak terlalu sulit. Seorang pelajar asal SMK Negeri 7 Bandung, Karlina (17) misalnya. Ia memulai bisnis terrarium dengan pasar berasal dari teman sebayanya di sekolah.

Terrarium adalah tanaman yang bisa kamu tumbuhkan sendiri dalam botol kaca. Menurut karlina, keunggulan terrarium adalah tanamannya tetap bertahan sekalipun tidak di siram dalam berminggu-minggu.

Karlina sendiri belakangan mulai rajin mengumpulkan tanaman-tanaman yang mudah dirawat seperti kaktus, untuk ditumbuhkan dalam terrarium. Perjuangan Karlina juga tidak main-main, karena untuk mencari toples bekas yang bisa digunakan untuk terrarium cukup sulit. Sehingga, tidak jarang ia pulang larut malam untuk mencari toples dan zeolite.

“Kalo untuk tanaman kaktus, kan ngerawatnya juga mudah. Nggak perlu terlalu banyak air, soalnya kalo terlalu sering disiram juga kaktus jadi mudah busuk,” jelasnya.

Untuk menghiasnya sendiri, Karlina menggunakan beraneka ragam batu warna-warni untuk digunakan dalam terrarium.

Perawatan terrarium juga sangatlah mudah. Seperti yang dikutip dari nostalgia.nova.com, Dr. Ir. Nurhayati H. S. Arifin, MSc, pengajar Lansekap Hortikultura dan Sejarah Pelestarian Lansekap IPB pernah menjelaskan bahwa wadah terrarium ini mampu membentuk siklus air sendiri, jadi terrarium bisa bertahan berminggu-minggu tanpa disiram.

Untuk pemilihan terrarium itu sendiri, biasanya merupakan tanaman hias daun indoor. Jadi, tidak butuh sinar matahari terlalu banyak, toleransi kelembapan tinggi, tapi lambat pertumbuhannya. Misalnya, lidah mertua (sancievera), lichens (paku lumut), fittonia, crypthantus (sejenis nanas-nanasan), epriperum (sirih gading), begonia, dracaena, chamaedorea (palem kecil), atau kaktus.

Buat yang memiliki hobi terhadap tanaman khususnya terrarium, berikut beberapa tips dari Karlina supaya terrarium kamu bisa hidup lebih lama.

1. Rajin dibersihkan. Untuk membersihkan terarium, kita akan memerlukan sepasang sarung tangan, kuas, baskom air, pembersih kaca, spons atau handuk basah dan kering dan sepasang gunting. Jangan lupa gunakan sarung tangan.

2. Sering-sering perhatikan tanaman kamu. Kalau ada gulma, segera dipangkas karena bisa menghambat tanaman dari menyerap nutrisi, sinar matahari dan air. Jangan lupa untuk memotong tanamannya, karena ketinggian tanaman tidak merata penurunan daya tarik terarium.