Pemerintah Jadikan Getah Karet Sebagai Campuran Aspal

Mediatani.com – Merosotnya harga getah karet dalam periode 4 tahun terakhir sangat menggelisahkan petani. Getah karet hasil sadapan petani hanya dihargai Rp 3.000/kg. Hal tersebut direspon pemerintah dengan upaya mengoptimalkan pemanfaatan getah karet, salah satunya dengan menjadikan getah karet sebagai bahan campuran aspal.

Saleh Husin, Menteri Perindustrian mengungkapkan bahwa solusi tersebut ditempuh untuk mendongkrak permintaan sekaligus harga karet di kalangan petani. Ke depan pemerintah akan menggunakan getah karet untuk campuran aspal pembuatan jalan.

“Memang ini sementara dihitung dan akan disiapkan juga ketika karet itu dari petani bisa diolah dan dicampur dengan aspal. Ini membutuhkaan waktu. Paling tidak komitmen untuk pembangunan aspal menggunakan karet sudah disepakati. Nanti aspal yang berkaret, artinya ada serapan dari karet ke petani,” jelasnya ditemui di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Senin (7/3/2016).

Salih menerangkan, selain untuk campuran aspal jalan, getah karet juga dipakai untuk bantalan rel kereta api, trek stadion, bantalan sandaran kapal di pelabuhan, infrastruktur pendukung jalan tol, dan sebagainya.

Dengan peningkatan penggunaan skala masif tersebut, sambung Saleh, akan mendongkrak permintaan karet dalam negeri sehingga ikut memacu industri hilir karet di dalam negeri, apalagi setelah industri hilir karet semakin terbuka untuk asing.

“Kalau permintaan banyak pasti industrinya juga ambil kesempatan. Itu butuh industri untuk mencampurnya. Nanti ada alat khusus lagi yang investasi tidak terlalu mahal,” tutupnya.