Pertanian NTB Dilirik Pemerintah Afrika Selatan Untuk Investasi

MediaTani.com – Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia Pakamisa Augustine Sifuba mengaku takjub dengan potensi yang dimiliki Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di bidang pertanian. Dengan dasar itu, Afrika Selatan tertarik untuk menempatkan investasi di sektor pertanian.
“Sejak turun dari pesawat saya melihat NTB sangat bagus di bidang pertanian dan infrastruktur jalan, terlebih lagi pertanian sangat potensial untuk bisa dikembangkan,” katanya saat bertemu Wakil Gubernur NTB H MUhammad Amin, di Mataram, Kamis (10/9/2015).
Sifuba melihat, potensi yang ada di NTB memiliki kesamaan dengan Afrfika Selatan, baik itu di bidang pertanian, peternakan, maupun industri kerajinan. Terlebih lagi, di Afrika Selatan, sektor pertanian kini menjadi sektor unggulan dari pemerintah setempat. Mengingat, terdapat 38.000 masyarakatnya saat ini bekerja di bidang itu.
Dia menuturkan, 98 persen penyangga ekonomi Afrika Selatan saat ini di dorong dari sektor pertanian yang di kelola secara moderen. Bahkan, dikatakan Sifuba, negaranya adalah salah satu negara exportir yang bergerak di bidang pertanian, peternakan dan perkebunan.
“Kita berharap ke depan dapat memanfaatkan dan mengeksplor potensi kedua belah pihak,” ujar Sifuba.
Sementara itu, terkait rencana investasi, Sifuba mengatakan akan menjajaki soal perkembangan kerja sama yang akan dilakukan dengan Pemerintah Provinsi NTB. Bahkan, untuk menunjukkan keseriusannya tersebut, Dubes Afsel ini mengajak Wakil Gubernur NTB H Muhammad Amin ke Afrika Selatan untuk membangun kerja sama yang lebih konkrit.
Wakil Gubernur Muhammad Amin memaparkan potensi dan strategi pembangunan Provinsi NTB. Seperti pengembangan sektor pariwisata, rencana pembangunan Global Hub di Lombok Utara, sektor ekonomi kreatif, dan potensi PIJAR (sapi, jagung, dan rumput laut).
“Kami harapkan akan ada tindak lanjut untuk saling menjajaki potensi yang ada,” ujarnya. Ia mengatakan, untuk menarik investor dari Afrika Selatan, pemerintah akan memberikan kemudahan regulasi.