Petani Karet Ditawarkan Program Upsus Tanaman Pangan

Mediatani.com – Pemprov Sumatra Selatan menawari petani karet untuk melakukan tumpang sari di lahan dengan tanaman pangan sebagai salah satu solusi untuk menjadi mata pencaharian di tengah masih turunnya harga karet.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel Erwin Noor Wibowo mengatakan pihaknya memiliki program upaya khusus (upsus) tanaman pangan untuk areal seluas 300.000 hektare di provinsi itu.

“Kami punya benih untuk untuk lahan seluas 300.000 ha, bagaimana kita segera mungkin memanfaatkan program ini,” katanya, Senin (14/3/2015).

Menurut Erwin, petani karet sebetulnya bisa mensubtitusi tanaman di lahannya dengan jenis tanaman pangan maupun hortikultura, seperti sayuran.

Adapun teknisnya, petani karet tinggal melaporkan kepada Dinas Pertanian tentang luasan lahan yang akan ditanami dengan komoditas pangan. “Program upsus ini memberikan bantuan berupa benih dan alat sarana pertanian, sekarang tinggal kemauan kelompok taninya ,” ujarnya.

Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Fakhrurrozi menambahkan sebetulnya petani karet sudah ada yang menerapkan pola tumpang sari di kebunnya.

“Sebagian besar memang ada yang tanam padi dan nanas, akan tetapi tidak semua petani karet terbiasa menanam tanaman pangan,” katanya. [bisnis.com]