PISPI: Kementerian Pertanian Tidak Boleh Lepas Tangan

Mediatani.com – Harga cabe dan bawang terus merangkak naik. Bukannya melakukan upaya menstabilan harga, Kementerian Pertanian yang dikomandani Menteri Amran Sulaiman malah lepas tangan dan menyalahkan pedagang. Wacana tersebut ditanggapi oleh salah satu fungsionaris Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (BPP PISPI).

Ketua bidang Kajian Strategis BPP PISPI, M. Arief A. Bhisma menerangkan bahwa kementerian pertanian tidak boleh lepas tangan dalam hal stabilitas harga kebutuhan pokok. Hal tersebut merupakan tugas Badan Ketahanan Pangan (BKP) yang berada di bawah koordinasi Kemeneterian Pertanian.

“Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan salah satu tugasnya menjaga harga pangan agar bisa dijangkau oleh masyarakat.” Terang M. Arief, di Jakarta, selasa (15/3/2015).

Arief menjelaskan bahwa BKP memiliki peran yang sangat strategis dalam persoalan ini. Dirinya member contoh ketika harga pangan melambung tinggi seperti saat ini. semestinya BKP mencari dan membeli cabe dari anggaran badannya di daerah-daerah dimana harga cabai nya murah kemudian dijual di daerah yang harga cabai nya tinggi.

“Karena kondisi harga komoditi pangan di tiap-tiap daerah memang berbeda. Umumnya BKP langsung membeli dari petani.” Tutur Arief.

Langkah ini memang belum bisa menyelesaikan permasalahan stabilitas harga komoditi. Posisi harga yang ideal adalah yang mampu menengahi harapan petani dan masyarakat.

“petani dapat harga jual yang tinggi dan masyarakat dapat membeli dengan harga terjangkau. Tapi setidaknya bisa menjadi solusi sementara yg cepat.”

Arief menyarankan semestinya kementerian pertanian dan kementerian perdagangan bekerja sinergis, pemerintah harus berperan bersama melindungi petani.

“Kementan mengawal petani memproduksi hasil berkualitas dgn menyediakan saprodi yang dibutuhkan oleh petani dan kemendag mengawal tata niaga pangan agar petani dapat harga yang baik dan konsumen dapat harga yang terjangkau.” Tutup Arief.

/IA