Sukses Dari Bisnis “Kurir” Sayur Dan Buah

Mediatani.com – London,UK. Guy Watson mulai menjual sayuran organik dari belakang mobil Citroennya 30 tahun yang lalu. Lima tahun kemudian ia meluncurkan ide skema kotak sayuran (veg box), melalui usaha pertaniannya Riverford Farm. Pada tahun 1993 melalui mobil Citroennya lelaki lulusan Oxford ini mengantarkan veg box ke rumah-rumah pelanggannya . Saat ini veg box-nya telah dikirim ke 47.000 rumah di seluruh Inggris setiap minggunya.

Hal tersebut mengantarkan Guy Watson pada penghargaan BBC Farmer Of The Year sebanyak dua kali. Selain menjalankan pertanian, Watson juga menjadi penulis pada topik pertanian, pangan, dan dunia memasak. Watson juga terus mencari cara yang lebih baik untuk menjalankan bisnisnya.

“Minggu lalu kami mulai memetik tomat yang kami hasilkan dari berkebun di sini. Bahkan dengan cuaca dan sinar matahari seperti sekarang ini, tanaman berbuah sekitar seminggu lebih cepat dibanding yang direncanakan. Seperti buah dan sayuran biasanya, yang pertama tidak akan menjadi yang terbaik; rasa akan meningkat di kemudian hari.” Ujar Watson

Semuanya berjalan dengan baik, 15.000 tanaman kami masing-masing akan menghasilkan 3 kg buah pada tiap tiga kali musiman, dengan hanya menggunakan kehangatan serta cahaya matahari, tanah yang kami rawat, dan beberapa pupuk kandang, dan air dari reservoir dari hujan musim dingin. Saya tidak berani menyebutnya alami atau berkelanjutan secara keseluruhan karena mereka semua tumbuh dalam rumah kaca raksasa.

Beberapa tahun yang lalu Riverford Farm bekerja sama dengan Exeter University untuk mengukur jejak karbon bisnis vegbox-nya secara keseluruhan. Banyak hasil yang berlawanan, misalnya kemasan plastik umumnya memiliki jejak karbon yang lebih rendah dari kemasan kertas, dan plastik degradable biasanya buruk bagi lingkungan sebagai, sedikit mengejutkan.

Untuk mengembangkan usahanya, Riverford Farm mengembangkan sebuah situs web, yang akan digunakan sebagai sumber informasi dan panduan pengambilan keputusan. Misalnya mulai berhenti menggunakan kotak vegbox berbahan kardus. Lalu menggantinya menjadi kotak plastik yang bisa digunakan berkali-kali. Walaupun keputusan tersebut akan mendapat tantangan dari pelanggannya tetapi akan tetap dijalankan. Karena meskipun kotak vegbox-nya terbuat dari 98% bahan daur ulang, ternyata jejak karbonnya masih sangat tinggi.

Perusahaan Riverford Farm milik Watson bukan hanya memikirkan soal bisnis. Watson menegaskan bahwa cita rasa dari sayuran dan buah adalah hal yang penting. Banyak buah yang memiliki tampilan yang cantik tetapi memiliki rasa yang buruk. Selain itu, bisnis vegboxnya ini juga mempertimbangkan faktor keramahan lingkungan. Buah dan sayur harus diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan. Selain itu juga mengurangi jejak karbon yang dihasilkan dari aktifitas bisnis pertaniannya tersebut. (telegraph.co.uk)

/FDS/MAK-ed