Tanaman Ini Sangat Berharga Bagi Bangsa Indonesia

Mediatani.com – Tanaman bambu adalah salah satu jenis tanaman rumput-rumputan yang memiliki batang beruas-ruas dan terdapat rongga di dalamnya. Bambu dapat tumbuh di berbagai iklim dari daerah beriklim dingin pegunungan sampai daerah yang beriklim tropis, bentang alam dan keadaan geografis Indonesia sangat mendukung pertumbuhan bambu sehingga banyak ditemui di negara kita.

 

Tanaman bambu sangat memberi banyak manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari, sehingga apabila dikelola dengan baik ini mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tanaman bambu juga memiliki arti penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari penjajah.

Pada saat ini banyak dijumpai di beberapa daerah menjadikan tanaman bambu sebagai ikon kota kabupaten dalam bentuk sebuah monumen. Masing-masing kota atau kabupaten bermaksud melambangkan bambu runcing sebagai lambang keberanian bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

Batang Bambu digunakan oleh bangsa Indonesia pada masa penjajahan sebagai senjata untuk melawan para penjajah Belanda. Lalu senjata ini disebut bambu runcing yang juga disebut sebagai senjata bangsa. Senjata ini awalnya digunakan oleh para penjajah Belanda untuk menghalangi tentara Jepang masuk ke Indonesia melalui jalur udara. Namun ternyata Jepang malah masuk melalui jalur laut sehingga saat itu pun daerah kalijati dapat di kuasai oleh tentara Jepang.

Bambu-bambu runcing yang digunakan oleh belanda untuk menghalang para penerjun payung Jepang itu dimanfaatkan oleh tentara jepang untuk melatih bangsa Indonesia baik laki-laki maupun perempuan dalam hal berperang. Hal ini bertujuan untuk membantu tentara jepang mempertahankan kedudukannya di Indonesia dari serangan musuh. Senjata bambu runcing ini disebut sebagai Takeyari oleh tentara Jepang.

Tokoh terkenal yang disebut sebagai Jenderal Bambu Runcing Indonesia yaitu K.H. Subchi yang berasal dari Parakan. Dalam organisasi Barisan Muslimin Temanggung, beliau menjabat sebagai penasehat organisasi tersebut. Barisan Muslimin Temanggung ini kita kenal dengan sebutan Barisan Bambu Runcing.

K.H. Subchi dari Parakan, Temanggung yang dikenal dengan gelar Jenderal Bambu Runcing. Ia sebagai penasehat BMT (Barisan Muslimin Temanggung) yang kemudian dikenal menjadi Barisan Bambu Runcing. Bambu runcing digunakan oleh bangsa Indonesia saat itu dikarenakan kekurangannya peralatan perang yang kita miliki. Senjata ini adalah salah satu senjata tradisional yang kita miliki.

Bersyukurlah kita, karena kita masih dapat menjumpai peninggalan-peninggalan bersejarah ini di rumah-rumah para pahlawan bambu runcing dan di berbagai museum di Indonesia. Senjata bambu runcing merupakan senjata yang digunakan untuk Indonesia menyadarkan bangsa Indonesia yang taat kepada penjajah agar tetap tunduk kepada perjuangan rakyat Indonesia. Senjata ini lebih bersifat senjata penyemangat. Perjuangan politik dan diplomasi yang dilakukan para pendiri bangsa juga mempunyai peranan penting dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

Salah satu Monumen Bambu yang terletak di Jawa Timur

Selain menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, Tanaman Bambu sangat sering kita gunakan dalam keseharian kita. Mulai dari tusuk gigi, sampai perabot rumah tangga. Nilai Bisnis Tanaman Bambu pun banyak dilirik oleh para investor. Demi menjaga kelestarian tanaman bambu yang sangat bernilai bagi bangsa ini, butuh kebijaksanaan kita dalam memanfaatkannya. (www.mediatani.com/VV/ia)