Tanaman Obat Keluarga Penting Untuk Dirintis Kembali

Mediatani.comTanaman Obat Keluarga (TOGA) sudah mulai jarang kita jumpai di masyarakat. Di zaman serba canggih dan mahal ini, masih banyak masyarakat mempercayai dan menggemari tanaman obat. Karenanya tanaman obat ini tidak memiliki efek samping atau efek negatif yang bisa mempengaruhi kesehatan organ tubuh seperti obat modern yang berasal dari bahan kimia lainnya.

Tanaman obat keluarga dapat tumbuh dengan subur di tanah Indonesia, sehingga masyarakat lebih menyukainya karena memiliki kualitas tinggi dan banyak manfaatnya sebagai obat herbal dari alam. Tanaman tersebut memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia secara tradisonal, karena kenyataan menunjukkan obat-obatan yang berasal dari bahan alami lebih ampuh memperlihatkan peranannya dalam upaya menormalkan kembali kesehatan masyarakat.

Jenis tanaman ini harus berada dekat dengan lingkungan keluarga sehingga mudah untuk dibudi dayakan, seperti; di daerah pemukiman baik dengan cara budi daya pot ataupun pekarangan, jenis tanamannya sayuran, buah-buahan atau bumbu masakan. Sebenarnya pengembangan jenis tanaman obat keluarga ini perlu diajarkan kepada anak-anak kita sejak dini seperti memasukkannya dalam program IPA dan membuat tanaman obat sendiri.

Mereka bisa diajarkan untuk menanam dan merawat tanaman obat sehingga dapat menerapkannya di rumah masing-masing dan tentu saja menambah wawasan mereka lebih jauh lagi tentang tanaman kesehatan dan pentingnya tanaman obat keluarga.

Macam-macam tanaman obat keluarga (TOGA) yang mudah ditanam

1. Daun seledri, tanaman ini biasanya digunakan untuk menambah kelezatan masakan namun ternyata tanaman yang biasa dikenal dengan bahan lalapan atau pendamping salad ini sangat bermanfaat untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

2. Daun kelor, tanaman yang memiliki daun lebar dan batang berongga ini baik dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh yakni meredakan panas dalam dan demam.

3. Daun dara, bermanfaat untuk mengobati pembengkakan pada payudara serta muntah darah yang berlebihan.

4. Daun bayam merah, bermanfaat untuk penambahan darah serta mengatasi anemia.

5. Kangkung, bermanfaat untuk mengatasi kesulitan tidur yang sering mengganggu konsentrasi saat bekerja.

6. Daun kemangi, daun yang dikonsumsi sebagai lalapan ini mampu mencegah bau mulut dan bau badan, akan tetapi daun tersbeut juga bermanfaat mengobati penyakit diare, gangguan vagina, nyeri pada payudara, dan menyembuhkan batu ginjal. Daun ini juga berkhasiat mencegah flu, sakit kepala, diare, cacingan, sembelit, maag, kembung dan kejang-kejang.

7. Brokoli, kandungan zat dalam brokoli melebihi kandungan zat dalam roti dan segelas susu, bermanfaat meningkatkan kerja otak.

8. Bluntas, bermanfaat mengobati diare, batuk, menurunkan panas dan mengobati sakit pada kulit.

9. Buah ketela, selain sebagai sayuran masakan, ia juga bermanfaat untuk mengatasi asma (sesak napas).

10. Buah mengkudu, selain digunakan sebagai makanan rujak dan lainnya, mengkudu juga bermnafaat membantu masalah jantung koroner.

11. Belimbing, bermanfaat untuk menurunkan kolestrol tinggi dan menurunkan darah tinggi yang berlebihan. Dan basih banyak lagi sayur-sayuran yang mampu mencegah dan mengobati penyakit.

Selain sayuran tersebut di atas yang bisa dijadikan tanaman obat keluarga, buah-buahan juga ampuh dijadikan sebagai tanaman obat keluarga, yakni; pepaya, pisang, jambu biji, dan jeruk nipis. Sejatinya Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, dari makanan, tumbuh-tumbuhan, buah-buahan semua berasal dari alam. Kekayaan tersebut di manfaatkan untuk mensejahterakan kehidupan manusia yang berada didalamnya. Seperti mengolah sumber daya alam untuk dijadikan berbagai keperluan dengan tidak serakah, sehingga merugikan banyak orang.

Tanaman obat keluarga juga bisa dijadikan lapangan usaha yang mampu meningkatkan taraf kesejahteraan penanamnya karena belum banyak juga yang membudayakannya padahal kebutuhan akan tanaman obat sangatlah banyak terlebih di luar negeri sana yang notabenenya tidak banyak tanaman obat bisa tumbuh subur dikarenakan factor cuaca. Hal ini bisa menjadi peluang anda dalam berwirausaha , tanaman obat keluarga (TOGA) sendiri juga tidak memerlukan banyak lahan sehingga anda juga bisa menggunakan pekarangan anda untuk bercocok tanam.

Jika halaman rumah anda masih sangat memungkinkan, maka cobalah untuk memanfaatkannya sebagai apotik hidup keluarga anda di rumah. Demi kesehatan hidup keluarga anda maka tidak ada salahnya mulailah sekarang juga dan rasakan manfaat dari keberadaan tanaman obat keluarga.