Tangkap Importir Ilegal, Mentan Apresiasi Polda Metro Jaya

Mediatani.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut positif langkah aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya yang telah berhasil menggagalkan upaya pemasukan 385 ton beras dari Vietnam secara ilegal. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya melindungi petani lokal dari serbuan beras ilegal dari mancanegara.

“Kami berharap langkah Polda Metro Jaya diikuti juga oleh polda-polda lain di seluruh Indonesia jika mengetahui adanya kegiatan serupa di wilayahnya,” kata Amran ketika meninjau gudang tersebut di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, kemarin.

Menurut Amran, saat ini para petani lokal tengah mengalami panen raya. Jika pada saat yang sama masuk beras dari luar secara ilegal dikhawatirkan harga beras di dalam negeri akan jatuh sehingga merugikan petani.

Baca : Ini Perusahaan Importir Ilegal Yang Digrebeg di PIK

“Biarkanlah petani menikmati hasil kerjanya selama berbulan-bulan. Jangan sampai mereka kecewa dan merugi akibat harga jatuh dikarenakan masuknya beras ilegal,” katanya. Dari pengamatan di dalam gudang ternyata pelaku pemasok beras ilegal ternyata juga telah memasukan berbagai jenis beras dari luar negeri seperti beras ketan dan beras India juga. Bahkan di gudang tersebut juga ditemukan sejumlah selai yang dduga juga dipasok secara ilegal.

Selain memasok beras secara ilegal pelakunya juga melakukan upaya pemalsuan dengan cara mengemas beras tersebut seolah-olah dari berbagai jenis seperti pandan wangi, setra ramos dan sebagainya. Langkah ini tentu akan merugikan konsumen karena membeli beras tidak sesuai dengan karung kemasan yang disajikan.

Amran berjanji pihaknya terus akan berkoordinasi dengan aparat terkait guna mencegah terulangnya pemasokan beras atau bahan pangan lainnya secara ilegal. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya melindungi para petani dalam negeri dari ancaman kejatuhan harga akibat membanjirnya beras yang masuk secara ilegal.