Teknik Sambung Samping Tanaman Kakao

Teknik Sambung Samping pada tanaman kakao adalah sebuah upaya untuk peremajaan tanaman. Teknik sambung samping dilakukan dengan cara menyambungkan entries dari tanaman kakao produktif pada batang tanaman pokok.

Teknik sambung samping dapat dilakukan pada tanaman kakao yang sudah tua atau tidak produktif lagi. Teknik sambung samping diharapkan dapat menjadikan tanaman menjadi remaja dan produktif kembali. Kakao sendiri mengalami penurunan produksi di usia 9 tahun.

Salah satu teknologi untuk merehabilitasi kakao adalah dengan penerapan teknik sambung samping. Sebelum melakukan sambung samping, ada baiknya dipahami dulu cara melakukan sambung samping pada tanaman lainnya. Jika berhasil, akan lebih mudah jika melakukan sambung samping pada kakao sendiri
.

Adapun syarat dan langkah-langkah melakukan sambung samping antara lain sebagai berikut:
  1. Syarat tanaman yang dijadikan pohon induk adalah tanaman kakao yang sudah  berumur maksimal 20 tahun, berproduksi rendah, dan tidak terinfeksi penyakit.
  2. Syarat tanaman kakao yang akan di jadikan batang atas entres  adalah cabang plagiotrof ukuran kurang lebih  ± sebesar batang pensil, tidak terlalu tua dan terlalu muda, berasal dari klon unggul dan tidak terinfeksi penyakit VSD dan Phytophthora palmivora.

 

Cara Melakukan Sambung Samping Tanaman Kakao adalah:

  1. Siapkan alat-alat berupa pisau okulasi, sungkup plastik ukuran lebar 4 x 15 cm, dan tali rafia.
  2. Sebaiknya penyambungan dilakukan pada pagi hari.
  3. Lakukan pengeratan pada batang batang dengan ketinggian ± 40-60 cm dari permukaan tanah, keratan membentuk huruf U terbalik dengan ukuran 1 x 4 cm.
  4. Tarik atau buka kulit batang sehingga kambium dari batang kakao terlihat, apabila kulit kakao gampang dibuka maka penyambungan dapatt diteruskan akan tetapi apabila kulit kakao lengket dan sulit dilepas dari kambiumnya sebaiknya penyambungan dibatalkan.
  5. Potong entres sepanjang 15-20 cm atau terdapat 4-5 mata tunas.
  6. Sayat miring pada bagian pangkal entres dengan panjang 3-4 cm
  7. Sisipkan entres ke bagian kulit batang yang sudah di buka dengan bagian yang disayat  menghadap kedalam hingga seluruh sayatan masuk.
  8. Ikat dengan tali rapia dengan agak kencang segingga tempelan tidak dapat bergeser-geser.
  9. Pasangkan sungkup plastik dan kemudian diikat rapat dengan tali plastik sehingga tidak ada udara atau air yang bisa masuk dan mengenai luka sambungan.
  10. Setelah 1 minggu apabila terdapat butiran-butiran embun pada bagian dalam plastik sungkup berarti sudah terjadi tautan antara batang bawah dengan entres
  11. Selama 3 minggu apabila batang entres masih segar berwarna kehijauan berarti sambung samping sudah berhasil dilakukan.
  12. Sungkup di buka pada waktu setelah tunas tumbuh ± 2 cm atau setelah berumur 1 – 1,5 bulan, caranya dengan merobek plastik sungkup tanpa melepaskan tali pengikatnya.
  13. Tali pengikat boleh dibuka secara bertahap setelah sambungan benar-benar jadi atau setelah 2-3 bulan.